Ini adalah Pemilik Blog

Blog ini dibuat untuk Pendidikan.

AYO SEGERA KUNJUNGI DAN INSTALL APLIKASI MERDEKA MENGAJAR

Pastikan Login Dengan Menggunakan Akun Pembelajaran belajar.id.

My Family

My Little Family.

Honai

Honai adalah merupakan rumah adat Papua.

Rabu, 05 Januari 2022

1.3.a.7.1. Demonstrasi Kontekstual - Menerapkan Inkuiri Apresiatif

 

1.3.a.7.1. Demonstrasi Kontekstual - Menerapkan Inkuiri Apresiatif

Tujuan Pembelajaran Khusus:

  1. CGP berlatih menerapkan Inkuiri Apresiatif untuk mengidentifikasi potensi murid dan membuat strategi untuk menumbuhkannya.
  2. CGP berlatih memberikan umpan balik secara terstruktur terhadap pekerjaan CGP lainnya.

Berikut ini kumpulan beberapa pertanyaan utama dan kegiatan apa saja yang ada di setiap tahapan B-A-G-J-A sebagai dasar pertimbangan saya ketika merumuskan rekomendasi untuk mengenali serta menumbuhkan potensi murid-murid adalah sebagai berikut:

PRAKARSA

PERUBAHAN

Strategi Pengenalan Kekuatan dan Potensi Murid

TAHAPAN

Pertanyaan

Daftar tindakan yang perlu dilakukan untuk menjawab pertanyaan

B-uat pertanyaan (Define)

1.   Mengapa anak tidak berani dalam menyampaikan pendapat ?

2.   Bagaimana solusi yang dapat saya lakukan untuk menumbuhkan sikap berani berpendapat

 

1.    Membiasakan setiap awal pelajaran dan diakhir pelajaran meminta anak untuk memimpin doa didepan kelas secara bergantian

2.    Berdiskusi dengan rekan guru sejawat

3.    Membiasakan semua anak mempunyai kesempatan berpendapat

4.    Memberikan Soal secara lisan kepada setiap anak

5.    Memberikan apresiasi kepada siswa yang berani berpendapat.

A-mbil pelajaran (Discover)

1.    Siapakah orang yang dapat dijadikan role model penerapan strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan komunikasi siswa dikelas ?

2.    Aktivitas apa yang dapat melibatkan komunikasi siswa dikelas ?

3.    Situasi apa yang dapat meningkatkan kemampuan komunikasi siswa dikelas ?

4.    Metode pembelajaran apa yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi siswa dikelas ?

1.    Mencari profil orang yang sudah pernah berhasil menerapkan metode pembelajaran yang dapat meningkatkan komunikasi siswa dikelas.

2.    Meminta siswa untuk menyampaikan pendapat tentang bagaimana supaya mereka senang dan hal apa yang mereka sukai selama Belajar TIK

3.    Mendekatkan fakta-fakta TIK dengan kehidupan sahari-hari

4.    Memotivasi atau mendorong siswa diakhir pelajaran untuk menceritakan pelajaran apa yang dipelajari pada hari ini.

5.    Mencari tahu dan mencatat kegiatan apa yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi

G-ali mimpi (Dream)

1.    Apakah kebiasaan-kebiasaan baru yang saya bayangkan terjadi ketika siswa telah terampil dala komunikasi dikelas ?

2.    Bagaimana perasaan saya memiliki siswa yang pandai berkomunikasi dikelas ?

3.    Hal baru apa saja yang dapat saya lakukan setelah memiliki siswa yang terampil dalam berkomunikasi dikelas ?

1.    Membuat gambaran diri saat mencapai mimpi dan mendokumentasikannya untuk pengingat saya.

J-abarkan rencana (Design)

1.    Kekuatan apa saja yang dimiliki setiap siswa untuk meningkatkan kemampuan komunikasinya dikelas?

2.    Strategi apa saja yang dapat saya lakukan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi siswa di kelas ?

3.    Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai target yang ingin dicapai ?

4.    Apa tindakan yang saya lakukan untuk mendukung usaha tersebut ?

1.      Menyusun peta kekuatan yang dimiliki oleh setiap siswa.

2.      Menyusun RPP yang dapat meningkatkan kemampuan kominikasi siswa dikelas.

3.      Menerapkan strategi dikelas dan membuat capaian mingguan untuk mengetahui keberhasilan yang dicapai siswa sebagai target perubahan.

A-tur eksekusi (Deliver)

Bagaimana dapat terlaksana pembelajaran yang menarik?

1.    Kapan pelaksanaannya?

2.    Siapa yang terlibat?

3.    Siapa yang memonitor?

4.    Apa saja indikator keberhasilannya?

5.    Bagaimana evaluasinya?

1.    Kegiatan pembelajaran dilakukan 2 kali seminggu

2.    Setiap pertemuan menggunakan metode yang bervariasi

3.    Kepala sekolah, guru, siswa terlibat aktif dalam pembelajaran sesuai dengan perannya masing-masing

4.    Kepala sekolah memonitor dan melakukan supervisi kegiatan pembelajaran

5.    Guru serumpun memberikan saran dan masukan terkait pembelajaran sebagai bahan evaluasi pada kegiatan berikutnya.

1.3.a.7. Demonstrasi Kontekstual - Visi Guru Penggerak

 

1.3.a.7. Demonstrasi Kontekstual - Visi Guru Penggerak

Tujuan Pembelajaran Khusus:

  1. CGP berlatih menerapkan Inkuiri Apresiatif untuk mengidentifikasi potensi murid dan membuat strategi untuk menumbuhkannya.
  2. CGP berlatih memberikan umpan balik secara terstruktur terhadap pekerjaan CGP lainnya

Merekomendasikan “Strategi Pengenalan Kekuatan dan Potensi Murid”

Sebagai pendidik, merupakan hal yang lumrah terjadi ketika perhatian kita lebih banyak tertuju pada murid yang secara akademik berprestasi atau malah lebih memfokuskan perhatian pada murid ‘bermasalah’ atau murid yang mengalami kesulitan untuk dididik. Namun, seringkali kita lupa bahwa mayoritas murid yang kita miliki adalah murid-murid yang tampak biasa saja. Murid-murid ini memiliki kemungkinan untuk kita abaikan karena tidak ada hal menonjol yang mereka miliki. Namun, perlu ada perubahan dalam memandang mereka dan mendidik mereka. Ingat kembali tujuan pendidikan nasional yang telah dinyatakan dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 3, bahwa pendidikan diselenggarakan agar setiap individu dapat menjadi manusia yang “beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab”. Pedoman ini adalah Profil Pelajar Pancasila  yang diharapkan menjadi pegangan untuk para pendidik di ruang belajar yang lebih kecil. Profil ini tidak hanya dimiliki oleh murid berprestasi secara akademik atau murid yang menonjol dalam bakat lainnya, profil pelajar Pancasila ini diharapkan dimiliki oleh seluruh murid Anda di dalam kelas.

Tahapan ini adalah tahap menemukan apa yang ingin Anda selidiki menjadi bentuk pertanyaan. Misalnya: Kita akan menyelidiki apa saja yang potensi yang murid-murid biasa ini tunjukkan ketika belajarOleh karena itu, pertanyaan utama penyelidikannya antara lain adalah: 

  • Hal baik apa yang dapat Anda temukan dari murid rata-rata ini dalam kegiatan belajar? 
  • Hal menarik apa yang dapat Anda pelajari dari respon, aktivitas, dan hasil belajar yang murid rata-rata ini? 
Berikut adalah Tabel BAGJA


Umpan Balik: Peran dan Dampaknya bagi Proses Belajar

Umpan balik adalah informasi yang diberikan oleh seseorang mengenai aspek kinerja atau pemahaman orang lain. Hal ini biasanya terjadi seusai pembelajaran yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan atau untuk mengembangkan sikap tertentu (Hattie & Timperley, 2007).

Hattie & Timperley (2007) menyimpulkan bahwa umpan balik yang efektif akan:

  • membahas tujuan dari tugas yang diberikan
  • mengarahkan perhatian pada elemen positif dari proses kerja 
  • memberikan informasi tentang seberapa baik tugas telah dilakukan dan seberapa efektif tugas telah dikerjakan
  • menyertakan kritik yang membangun melalui saran-saran yang dapat memprovokasi peningkatan kualitas unjuk kerja
  • mengacu pada perbaikan kinerja
  • mendorong perbaikan proses belajar yang diperlukan untuk memahami dan menyelesaikan tugas
  • mencakup unsur penilaian diri sebagai bagian dari proses untuk mendorong kemandirian dan tanggung jawab
  • menginspirasi bagaimana penyelesaian tugas dapat direncanakan, dimonitor dan dikelola dengan strategi/pendekatan tertentu (AITSL, n.d., p.8).
 

1.3.a.6. Refleksi Terbimbing - Visi Guru Penggerak

 

1.3.a.6. Refleksi Terbimbing - Visi Guru Penggerak

Tujuan Pembelajaran Khusus:
1. CGP dapat merefleksikan proses pembelajaran yang telah dilalui. 
2. CGP dapat mengambil pembelajaran dari proses kolaborasi dan hasil pekerjaannya sendiri.

Berikut adalah peristiwa yang terjadi dalam diskusi kelompok saya :

Peristiwa yang terjadi dalam diskusi adalah 1. Calon Guru Penggerak (CGP) saling memetakan kekuatan/asset yang ada disekolah masing-masing, saling memotivasi dan memberikan ide, saling memberi , melengkapi, menyempurnakan pada diskusi kelompok, kemudian hasil dari masing-masing asset dirangkum dan dijadikan satu, selanjutnya CGP mempresentasikan hasil kerja kelompok dan kelompok lain emberikan umpan balik. 2. Fasilitator memberikan penguatan tentang apa yang sudah dipresentasikan oleh masing-masing kelompok.

Gallery Walk Aset Sekolah

 

Gallery Walk

Berikut adalah Aset Sekolah yang saya buat :

1.3.a.5. Ruang Kolaborasi - Visi Guru Penggerak (Unggah)

 

1.3.a.5. Ruang Kolaborasi - Visi Guru Penggerak (Unggah)

Tujuan Pembelajaran Khusus: CGP dapat mengidentifikasi kekuatan dari dalam diri dan luar diri yang dapat mendukung terwujudnya visi pribadi untuk menumbuhkan murid di masa depan.

Pada pembelajaran sebelumnya, kita telah mengetahui bahwa perubahan dapat terjadi dengan adanya keterlibatan dari berbagai aktor di dalam lingkungan tersebut. Begitu pun pada mimpi yang telah Anda lukiskan, terdapat aktor-aktor lain yang juga turut berperan. Berdasarkan pendekatan inkuiri apresiatif, ini adalah aset atau sumber kekuatan yang dapat Anda manfaatkan untuk menggapai mimpi tersebut. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk membuat pemetaan kekuatan. Pemetaan kekuatan ini dilakukan untuk mengetahui siapa yang dapat ikut berperan mendukung Anda dan bentuk dukungan seperti apa yang bisa dimanfaatkan.

Pemetaan kekuatan ini tidak dimaksudkan agar Anda bergantung pada banyaknya aktor di lingkungan Anda untuk mewujudkan mimpi pribadi Anda mengenai murid. Pada saat membuat pemetaan kekuatan, aktor penting pertama yang perlu dipertimbangkan adalah Anda dan murid Anda. Bayangkanlah diri Anda sebagai aktor kunci dan aset pertama yang Anda miliki dalam mewujudkan mimpi. Kemudian, bayangkanlah juga murid Anda sebagai aset utama dan harta yang Anda miliki karena Anda sedang bermimpi tentang mereka.

Berikut adalah Hasil Diskusi Kelompok kami mengenai Aset Sekolah.


Berikut Aset Sekolah dalam bentuk video

1.3.a.4.2. Eksplorasi Konsep - Berbagi Tugas Kesimpulan tentang Inkuiri Apresiatif

 

1.3.a.4.2. Eksplorasi Konsep - Berbagi Tugas Kesimpulan tentang Inkuiri Apresiatif.


Berikut ini adalah pertanyaan pemandu untuk membantu dalam membuat kesimpulan:

  • Apa saja yang menurut Anda menjadi informasi utama dalam bacaan dan video yang disajikan?
  • Informasi apa yang paling dapat membantu Anda dalam peran sebagai guru penggerak kelak?

Berikut erupakan Kesipulan tentang Inkuiri Apresiatif yang saya buat :

IA ( Inkuiri Apresiatif) dikenal sebagai pendekatan manajemen perubahan yang kolaboratif dan berbasis kekuatan. Pendekatan IA sebagai ‘alat olahraga’ untuk kita berlari mencapai garis “finish” kita yaitu visi yang kita impikan. IA( Inkuiri Apresiatif) menggunakan prinsip-prinsip utama psikologi positif dan pendidikan positif. Pendekatan IA percaya bahwa setiap orang memiliki inti positif yang dapat memberikan kontribusi pada keberhasilan. Konsep Inkuiri Apresiatif pertama kali dikembangkan oleh David Cooperrider.

IA dimulai dengan menggali hal-hal positif, keberhasilan yang telah dicapai dan kekuatan yang dimiliki organisasi, sebelum organisasi menapak pada tahap selanjutnya dalam melakukan perencanaan perubahan.Paradigma berbasis kekuatan dijalankan dalam suasana yang positif dan apresiatif.

Bagja dalam bahasa sunda berarti Bahagia.

Tahapan utama dalam pendekatan inkuiri apresiatif adalah BAGJA, yang merupakan kependekan dari Buat pertanyaan, Ambil Pelajaran, Gali Mimpi, Jabarkan Rencana, dan Atur Eksekusi, dengan penjelasan sebagai berikut:

1. B (Buat pertanyaan) : menentukan arah penelusuran

2. A (Ambil pelajaran) : menuntun pengambilan pelajaran.

3. G (Gali mimpi): menyusun narasi tentang kondisi ideal apa yang dimimpikan dan diharapkan terjadi di sekolah. Di bagian ini visi dirumuskan

4. J (Jabarkan rencana) : mengidentifikasi tindakan yang diperlukan

5. A (Atur eksekusi) : membantu transformasi rencana menjadi nyata.

Sebagai guru penggerak tentunya akan mempunyai visi yang akan diwujudkan, untuk mewujudkannya, memerlukan tahapan-tahapan yang akan dilalui, dengan Tahapan BAGJA, semoga visi dan mimpi yang positif akan tercapai. Dan untuk mencapai Visi tentunya harus melalui proses, dan tentunya akan merasakan kejanggalan atau meragukan keberhasilannya, hal ini sesuai dengan Kurva belajar yang mirip dengan seperti seekor anak burung yang terbang, pada saat pertama kali terbang, jalur anak burung tidak akan langsung ke atas, tapi akan ke bawah dahulu kemudian meliuk ke atas. Dengan merujuk pada kurva belajar ini, maka marilah terus percaya bahwa pendekatan positif akan membuahkan hasil yang lebih luar biasa

1.3.a.4.1. Eksplorasi Konsep - Berbagi Visi Murid Impian

 

1.3.a.4.1. Eksplorasi Konsep - Berbagi Visi Murid Impian

Pada kegiatan ini, Anda diminta untuk berbagi visi murid impian, dengan mengunggah kembali hasil kegiatan mulai dari diri pada forum ini.
Berikut adalah hasil Eksplorasi Konsep Tentang Berbagi Visi Murid Impian

1.3.a.4. Eksplorasi Konsep - Visi Guru Penggerak

 

1.3.a.4. Eksplorasi Konsep - Visi Guru Penggerak

Tujuan Pembelajaran Khusus: 
1. CGP Memahami pentingnya melakukan manajemen perubahan dengan pola pikir positif melalui pendekatan inkuiri apresiatif.
2. CGP mampu menghubungkan visinya dengan pendekatan inkuiri apresiatif dalam membantu pertumbuhan murid di masa depan.

Visi Mengelola Perubahan yang positif
Untuk dapat mewujudkan visi sekolah dan melakukan proses perubahan positif, maka perlu sebuah pendekatan atau paradigma. IA menggunakan prinsip-prinsip utama psikologi positif dan pendidikan positif. Pendekatan IA percaya bahwa setiap orang memiliki inti positif yang dapat memberikan kontribusi pada keberhasilan. IA dimulai dengan menggali hal-hal positif, keberhasilan yang telah dicapai dan kekuatan yang dimiliki organisasi, sebelum organisasi menapak pada tahap selanjutnya dalam melakukan perencanaan perubahan
  • Hal-hal baik apa yang pernah dicapai murid di kelas?
  • Apa hal menarik yang dapat dipetik pelajarannya dari setiap guru di kelas?
  • Bagaimana mengembangkan praktik baik setiap guru untuk dipertahankan sebagai budaya sekolah?
Jawaban :
Hal-hal yang pernah dicapai murid dikelas ? Mereka mengerjakan tugas tepat waktu, dan merasa senang apabila saya masuk ke kelas. Apa Hal menarik yang dapat dipetik pelajarannya dari setiap guru di kelas ? Ketika siswa merasa antusias dan senang selama proses pembelajaran. Bagaimana mengembangkan praktik baik setiap guru untuk dipertahankan sebagai budaya sekolah ? Dengan memberikan pembelajaran yang menarik dan inovatif, memberikan suasana pembelajaran yang membuat siswa nyaman.

Untuk mewujudkan Visi mencapai perubahan yang positif maka diperlukan tahapan BAGJA (Buat Pertanyaan, Ambil Pelajaran, Gali Mimpi, Jabarkan Rencana, Atur Eksekusi).

Berdasarkan penjelasan mengenai Inkuiri Apresiatif dan video BAGJA sebelumnya, para CGP merefleksikan pengalaman pribadi. Pertanyaan utama untuk refleksi kali ini adalah:
: "Pernahkan Anda bermipi tinggi dan memulai mewujudkannya dari kekuatan pribadi yang Anda miliki ?"
Jawaban : 
“Pernahkah Anda bermimpi tinggi dan memulai mewujudkannya dari kekuatan pribadi yang Anda miliki?” Sewaktu saya kuliah saya bermimpi untuk mempunyai printer, namun karena orang tua tidak mempunyai cukup uang untuk membeli, maka saya mencoba mencari kerja sampingan dengan menjadi TU disebuah sekolah swasta, dan alhamdulilah ternyata ada sekolah yang menerima saya menjadi TU, dari hasil kerja sebagai TU saya menyisihkan uang sedikit demi sedikit, sehingga akhirnya mimpi tersebut dapat tercapai, meskipun harus dengan perjuangan yang sangat luar biasa. Biasanya mimpi dan keinginan yang luar biasa, akan mendorong diri kita untuk menggapainya, ketika kita berusaha tanpa kenal lelah dan tentunya dengan berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa

Pengalaman pribadi tersebut mungkin terjadi bertahun-tahun yang lalu. Pengalaman tersebut bisa saja terjadi di masa bersekolah dahulu. Sesederhana bermimpi mendapatkan prestasi yang bagus pada mata pelajaran yang disukai saat bersekolah dulu.

1.3.a.3. Mulai dari Diri - Visi Guru Penggerak

 

1.3.a.3. Mulai dari Diri - Visi Guru Penggerak

Tujuan Pembelajaran Khusus: CGP mampu merumuskan visi pribadi mengenai murid dan bagaimana sekolah yang berpihak pada murid di masa depan.

Pada masa kecil, kita pernah ditanya mengenai cita-cita. Pertanyaan yang sering diajukan adalah, “Mau jadi apa jika sudah besar?”. Pada masa itu, sebagian besar dari kita dapat menjawab dengan percaya diri. Kita menjawab dengan bersemangat tentang profesi yang ingin kita geluti di masa depan. Padahal, kita belum tahu apakah hal itu dapat dicapai atau tidak. Seperti itulah visi. Visi itu bagaikan membayangkan sebuah lukisan lengkap pada kanvas yang masih kosong. Visi juga dapat diibaratkan sebagai bintang penunjuk arah yang memandu penjelajah untuk mencapai tujuannya. Visi adalah sesuatu yang belum terjadi saat ini, namun kita yakini akan terwujud di masa depan.

Saat ini kita akan mencoba membayangkan tanggung jawab kita sebagai seorang guru, terlebih dengan peran sebagai guru penggerak. Kita memiliki peran untuk dapat mengembangkan diri dan orang lain, memimpin pembelajaran, memimpin manajemen sekolah, dan memimpin pengembangan sekolah. Peran ini memunculkan harapan bahwa ada hal besar yang kita harap dapat kita capai di masa depan nanti. Hal besar yang kita harapkan di masa depan inilah yang kita sebut sebagai visi. Untuk membantu Bapak/Ibu memahaminya, ada beberapa pertanyaan yang perlu kita ajukan pada diri sendiri mengenai visi ini. 
1. Apa arti penting visi bagi Anda sebagai seorang guru?
2. Visi seperti apa yang Anda miliki sebagai guru?

Pada Tugas kali ada 3 tugas yang harus dibuat yaitu :

1. Karya 1. Imajiku tentang Murid di masa depan



2. Karya 2 Merangkai mimpi lewat kata-kata

3. Karya 3 Mengartikulasi visi kita tentang muird dan sekolah yang kita impikan dalam satu kalimat.

Berikut adalah tugas yang saya buat :


Materi Modul 1.3 Visi Guru Pengegrak

Materi Pada Modul kali ini diantaranya dalah tentang Pengertian Visi, Inkuiri Apresiatif, BAGJA

Minggu, 19 Desember 2021

1.2.a.10 Aksi Nyata - Nilai dan Peran Guru Penggerak

 TUJUAN PEMBELAJARAN KHUSUS

  1. CGP mampu menerapkan strategi untuk menguatkan nilai dan peran Guru Penggerak
CGP terbiasa untuk merefleksikan hasil pembelajaran yang didapat selama rangkaian modul 1.2.

Apa saja yang dapat Anda sertakan dalam jurnal refleksi ini? 

  1. Perasaan selama melakukan aksi untuk menguatkan nilai dan peran Guru Penggerak
  2. Ide atau gagasan yang timbul sepanjang proses 
  3. Pembelajaran dan pengalaman dalam bentuk catatan praktik baik 
  4. ‘Foto bercerita’ dari seluruh rangkaian pelaksanaan (perencanaan, penerapan dan refleksi) aksi Anda. 
  5. Anda juga dapat memasukkan ‘testimoni’ dari rekan guru dan murid yang terlibat dalam aksi yang Anda lakukan. 
Berikut adalah video aksi nyata saya 

1.2.a.9. Koneksi Antar Materi - Nilai dan Peran Guru Penggerak

 

TUJUAN PEMBELAJARAN KHUSUS

CGP mampu menghasilkan kesimpulan berdasarkan materi modul 1.2. Nilai & Peran Guru Penggerak serta kaitannya dengan modul 1.1. Filosofi Pendidikan Ki Hadjar Dewantara

Beberapa pertanyaan yang bisa membantu Anda dalam mengerjakan tugas kesimpulan ini adalah:

  1. Apa yang Anda pahami mengenai nilai dan peran Guru Penggerak?
  2. Apakah ada keterkaitan antara nilai dan peran Guru Penggerak dengan Filosofi Ki Hadjar Dewantara? jelaskan!
  3. Ingat kembali refleksi diri Anda pada bagian Refleksi Terbimbing serta ilustrasi yang sudah Anda buat pada Demonstrasi Kontekstual (sebagai gambaran Anda). Apa strategi yang bisa Anda lakukan untuk mencapai nilai tersebut? 
  4. siapa saja pihak yang dapat membantu Anda dalam mencapai gambaran diri Anda di Demonstrasi Kontekstual tersebut ? Seperti apa perannya.
Berikut adalah video yang sudah saya buat


1.2.a.7. Demonstrasi Konstektual - Nilai dan Peran Guru Penggerak

 

Tujuan Pembelajaran Khusus: CGP dapat menciptakan gambaran dirinya di masa depan, setelah mengikuti rangkaian program pendidikan Guru Penggerak

Pertanyaan yang bisa membantu diantaranya :

  1. Guru Penggerak seperti apakah saya?
  2.  Nilai-nilai apa yang saya kuasai di masa depan?
  3. Mengapa nilai-nilai tersebut penting untuk saya?
Berikut adalah hasil poster yang saya buat